Saturday, 26 November 2016

Tips Hidup Sehat ''Semoga Panjang Umur''

Simbah KH. Zaeni Ilyas dan Ny. Hj. Muttasingah Badawi.
Pada minggu yang lalu, Simbah KH. Zaeni Ilyas rohimahulloh, memutuskan untuk kembali berupaya secara medis untuk menangani keadaan Penglihatan Beliau yang menurut medis terkena katarak, yaitu memutuskan operasi katarak di salah satu Rumah Sakit di Kota Semarang ditemani istri beliau Nyai. Hj. Muttasingah dan putra-putrinya. 
Alhamdulillah dua hari di semarang beliau  sudah diperbolehkan pulang kembali ke Pon Pes Miftahul Huda. selang sehari, kami guru-guru, karyawan dan kepala madrasah ''putra beliu yang ke 5'' bersilaturrahmi mengunjungi Simbah. 
Dipimpin atau diwakili oleh salah satu guru awal perbincangan pun dimulai, seraya menyampaikan syukur, karna beliau telah menjalani operasi dengan lancar, dan menyampaikan permohonan maaf jika kami semua ketika berhidmah bagi pendidikan islam yang pada kesempatan ini kami bersamaan berkhidmah kepada beliu simbah KH. Zaeni Ilyas sudah barang tentu ada kesalahan-kekhilafan baik yang disengaja ataupun yang tidak, kami pun memohon ziyadah do'a beliau agar kami diberi kekuatan, kesehatan, dan keikhlasan dalam berkhidmah di jalan Allah. 
Setelah awal pembicaraan sudah disampaikan beliau pun menjawab dengan santun dan masyaalloh, sejuk hati kami mendengar apa yang beliau sampaikan. Beberapa hal yang terus saya ingat, bahwa keikhlasan itu hal yang paling sulit, dan beliaupun dengan rendah hati menyampaikan masih belajar ikhlas, karena sahabat nabi pun kesulitan dalam hal ikhlas, seraya beliau mengingatkan, bahwa keikhlasan itu sulit tapi kita harus terus belajar, juga jangan berhenti untuk mengharap ridho dari Allah SWT.
Diantara perbincangan kami, ada yang bertanya kepada beliau mengenai beberapa tips-tips yang dikerjakan oleh beliu sehingga beliau dapat seperti sekarang ini, diatara pertanyaan itu adalah bagaimana tips/trik simbah mendidik putra-putri simbah, seperti yang kita lihat bersama alhamdulillah putra-putri beliau termasuk menjadi orang-orang yang sukses, kemudian bagaimana tips untuk panjang umur, seperti yang kita ketahui pula bahwa saat ini simbah sudah berusia 89 tahun dan semoga terus diberi umur panjang amin.
Mendengar pertanyaan seperti itu simbah begitu seriusnya mendengarkan apa yang ditanyakan kepada beliau, setelah pertanyaan selesai, beliau seperti masih menanti apakah ada pertanyaan lagi 'menurut saya' karena beliau tidak langsung menjawab, meleinkan beberapa saat beliau nggujeng/mesem, dan terdiam sejenak lalu beliau membacakan sebuah hadist, .... [maaf belum hafal] dan kemudian beliau jelaskan bahwa, 
1. Ketika orang tua memiliki keinginan anak-anaknya shalih, maka kuncinya satu yaitu hub, hub atau demen atau remen senang kepada orang-orang shalih, kemudian beliau bercerita bagaimana ayahnya dulu begitu cintanya kepada para kyai, sering ayah beliau mengajak berziarah para kyai dan ayah beliau yang menanggung semua keperluan selama perjalanan ziarah.
2. Untuk menjaga kesehatan dan haliyah untuk mengharap umur panjang ada tiga hal, yaitu yang pertama bangun pagi, yang kedua makan pagi, dan yang ketiga ''ojo keseringen kembul kambi bojo'' jangan terlalu sering menggauli istri.
Masih banyak lagi yang dapat saya dengarkan, ibarat ngaji nguping dari silaturrahim tersebut. Tapi karena keterbatasan saya, hanya itu yang bisa saya tulis. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan dapat terus membombing kami sebagai santri-santrinya, dan semoga hal ini bermanfaat bagi kaum muslimin, amin ya robbal 'alamin.


EmoticonEmoticon

Note: only a member of this blog may post a comment.

aan. Powered by Blogger.